Rabu, 31-July-2019
pada saatnya, tepat akan jumpa dgn waktu
akanku kibarkan hak ku
merayakannya dgn nasi hangat, tempe dan tahu
sembari
menjamu tamu tamu dgn rokok dan secangkir kopi
bukan hati yg gampang di budaki
oke dulu aku memang bodoh
dan akan terus menjadi bodoh
karena bagiku bodoh adalah kebaikan yg tak kasat mata
dalam hal tertentu aku lebih memilih mengikuti arus bukan melawan
dgn begitu raga ini bisa tertawa tenang duduk selonjoran
melihat orang berlalu-lalang
yg berebut cinta dr seseorang
saling sikat, saling sikut, saling serang
baku hantam demi sebuah kehormatan
bagi mereka itulah arti berjuang
setiap orang punya medan tempurnya, punya kelicikan dalam setiap baku hantamnya, jadi jangan mendiskreditkan siapapun. kita, mereka, atau siapa, memiliki versi yg tidak sama.
-resah-
pada saatnya, tepat akan jumpa dgn waktu
akanku kibarkan hak ku
merayakannya dgn nasi hangat, tempe dan tahu
sembari
menjamu tamu tamu dgn rokok dan secangkir kopi
bukan hati yg gampang di budaki
oke dulu aku memang bodoh
dan akan terus menjadi bodoh
karena bagiku bodoh adalah kebaikan yg tak kasat mata
dalam hal tertentu aku lebih memilih mengikuti arus bukan melawan
dgn begitu raga ini bisa tertawa tenang duduk selonjoran
melihat orang berlalu-lalang
yg berebut cinta dr seseorang
saling sikat, saling sikut, saling serang
baku hantam demi sebuah kehormatan
bagi mereka itulah arti berjuang
setiap orang punya medan tempurnya, punya kelicikan dalam setiap baku hantamnya, jadi jangan mendiskreditkan siapapun. kita, mereka, atau siapa, memiliki versi yg tidak sama.
-resah-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar